InfoRigid Pavement Adalah - Definisi, Jenis dan Pengerjaannya

Rigid Pavement Adalah – Definisi, Jenis dan Pengerjaannya

-

- Advertisment -Jasa Backlink

Rigid pavement adalah salah satu dari jenis perkerasan jalan yang umum sekali dilakukan. Perkerasan ini memang dilakukan supaya jalan bisa digunakan oleh arus lalu lintas yang padat namun tanpa menghilangkan rasa nyaman saat melaluinya. 

Namun sayangnya, masih banyak sekali yang menganggap perkerasan ini sepele. Sebenarnya jika dilihat dari beberapa kasus yang terjadi, perkerasan jalan penting sekali dilakukan agar tidak menimbulkan dampak berbahaya seperti jalan rusak dan berlubang. Jika hal tersebut sudah terjadi, tentunya akan membahayakan pengguna jalan yang melintas. Bahkan bisa menimbulkan kecelakaan. 

Pada kesempatan kali ini, kami akan fokus membahas apa itu rigid pavement dan kenapa penting sekali dilakukan. Simak penjelasannya di bawah ini!

Apakah Rigid Pavement Adalah Jenis Perkerasan Terpenting?

Rigid pavement umumnya dikenal sebagai perkerasan kaku. Hal tersebut adalah suatu perkerasan jalan yang terdiri dari plat beton semen sebagai pelapis pondasi dan juga lapis pondasi bawah di atas tanah dasar. 

Karena menggunakan beton sebagai bahan baku utama, perkerasan ini sering sekali disebut sebagai jalan beton. Pada pengerjaan, plat beton biasanya dinamakan lapis pondasi karena adanya kemungkinan lapisan aspal beton di bagian atas sebagai lapis permukaan. 

Di awal penemuan, konstruksi perkerasan kaku bisa dilakukan tanpa perlu mempertimbangkan jenis tanah dasar dan juga drainase yang dimilikinya. Namun karena perkembangan teknologi dan tuntunan waktu ke waktu, sebuah jalan harus bisa menahan beban dari kendaraan-kendaraan berat. Sehingga jenis tanah dasar menjadi sebuah faktor penting yang harus diperhatikan. 

Pembangunan perkerasan kaku yang dilakukan di atas tanah yang tidak sesuai akan menimbulkan resiko terjadinya pumping, atau menurunnya daya dukung jalan yang disebabkan butiran pada penyusunnya keluar dari dalam tanah. 

Jenis-Jenis Perkerasan Kaku

Pada umumnya, perkerasan kaku terbagi menjadi tiga jenis yang berdasarkan ada atau tidaknya tulangan plat beton dan sambungan di dalamnya. Untuk itu, berikut beberapa jenis perkerasan kaku: 

  1. Perkerasan kaku dengan sambungan namun tanpa ulangan untuk mengendalikan retak jalan
  2. Perkerasan kaku dengan sambungan dan juga tulangan untuk mengendalikan retak. Bagian yang berfungsi sebagai kendali retak adalah wiremesh yang dipasang pada sinar yang dipakai secara independen dengan tulangan dowel
  3. Perkerasan kaku dengan tulangan namun tanpa sambungan. Tulangan seperti baja tulangan yang mengandung besi 0,02% dari luas penampang beton 

Dari jenis-jenis tersebut, perkerasan kaku dengan tulangan tanpa sambungan disebut sebagai beton bertulang menerus. Jenis tersebut merupakan yang paling sering digunakan di negara-negara maju seperti Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat. 

Perkerasan Beton

Perkerasan beton yang kaku memiliki modulus elastisitas besar untuk mendistribusikan beban yang bersumber dari bagian atas menuju bidang tanah dasar yang cukup luas. 

Hal tersebut merupakan perkerasan kaku yang mempunyai andil terbesar, datang dari kapasitas struktur perkerasan yang didapatkan dari plat beton itu sendiri. 

Jadi, faktor yang paling penting diperhatikan dalam membuat perencanaan perkerasan tersebut adalah kekuatan beton. Sehingga Anda bisa memahami kapasitas struktur yang nantinya akan menanggung beban. 

Persyaratan Umum Yang Wajib Diperhatikan Dalam Perencanaan Perkerasan Kaku

Apabila Anda sudah merencanakan perkerasan kaku ini, perhatikan beberapa persyaratan umum di bawah ini. 

1. Tanah Dasar

Kapasitas daya dukung pada tanah ditentukan oleh  CBR sesuai dengan 03-1731-1989 atau juga CBR laboratorium sesuai dengan SNI 03-1744-1989. Standar dari masing-masing tersebut akan mengatur tentang perencanaan tebal perkerasan dan lama perkerasan jalan baru. 

Apabila tanah dasar mempunyai nilai CBR di bawah 2%, maka perlu digunakan pada pondasi bawah yang terbuat dari beton dengan 15 cm. Jadi nilai CBR tanah tersebut akan meningkat dan juga dianggap lebih dari 5%. 

Campuran bahan-bahan yang digunakan untuk membuat pondasi bawah beton yaitu dari bahan berbutir, stabilisasi dengan beton giling yang padat, dan juga campuran beton kurus. 

2 Beton Semen

Kekuatan pada beton semen dinyatakan pada nilai kuat tarik dan juga uji lentur saat umurnya mencapai 28 hari setelah masa pembuatan. 

Nilai tersebut didapatkan dari hasil uji balok dengan pembebanan tiga titik yang sesuai dengan ASTM C-78. Secara tipikal, besarnya berkisar antara 3 sampai 5 Mpa, atau 30 sampai 50 kg/cm2. 

Pembangunan beton semen tersebut juga bisa diperkuat dengan menggunakan serat baja yang berperan menaikkan nilai kuat tarik lenturnya dan juga mengendalikan resiko keretakan pada plat. 

Akhir kata, rigid pavement adalah perkerasan kaku pada sebuah jalan yang dilakukan untuk memperkuat daya tahan jalan tersebut terhadap beban lalu lintas di atasnya. Perkerasan ini penting sekali, selain untuk membuat nyaman pengendara, namun juga untuk keselamatan.

Latest news

Pengertian Power Supply, Fungsi dan Jenisnya

Pengertian power supply adalah satu dari beberapa komponen keras yang memiliki peran penting dalam penyediaan listrik untuk menyalakan komputer...

Subgrade Adalah – Definisi, Jenis dan Daya Dukungnya

Subgrade adalah sebuah struktur dari perkerasan. Pada umumnya, perkerasan terbagi menjadi beberapa bagian. Bagian-bagian tersebutlah yang akan menghasilkan sebuah...

Perkerasan Komposit Adalah – Definisi dan Kelebihannya

Perkerasan komposit adalah salah satu dari jenis perkerasan jalan yang wajib untuk dilakukan. Meskipun pada umumnya jenis perkerasan yang...

Perbedaan Perkerasan Kaku dan Lentur Dalam Pekerjaan Jalan

Perbedaan perkerasan kaku dan lentur merupakan suatu bagian dari pembangunan jalan raya yang terdiri dari lapisan-lapisan yang sudah diratakan....
- Advertisement -spot_imgspot_img

7 Jenis Semen yang Umum Digunakan di Pekerjaan Teknik Sipil

Jenis semen sangat diperlukan untuk membangun sebuah rumah atau pun bangunan yang lainnya. Semen sendiri merupakan salah satu bahan...

3 Jenis Perkerasan Jalan Dalam Dunia Konstruksi

Mengenal jenis perkerasan jalan adalah salah satu hal yang wajib untuk anda yang menempuh perkuliahan atau bekerja di bidang...
- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you